 |
|
 |
 |
| :: Profil Kru Radar Kotabumi :: |
| | Data diambil Agustus 2007...
Pembaca terkadang tak hanya ingin tahu berita di sebuah koran. Tapi mereka berharap mengenal lebih dekat siapa di belakang layar hingga koran itu bisa beredar di pasaran. Nah, melalui Radar Kotabumi Versi Web ini, kami akan memperkenalkan personil Radar Kotabumi dari semua divisi. Karena kata kalimat bijak, tak kenal maka tak sayang. Mudah-mudahan dengan perkenalan ini pembaca bisa lebih dekat dan setia kepada Radar Kotabumi... |
| |
| Adi Kurniawan SH (General Manager) | |
| -- Kenyang di Koran --
Dunia jurnalistik bukan sesuatu yang baru bagi Adi Kurniawan. Sebab, sebelum menjadi General Manager di Radar Kotabumi, pria low profile ini pernah bergabung dengan beberapa surat kabar. Baik yang terbit di Lampung maupun nasional. Sedikitnya lima surat kabar sudah Ia jelajahi. Diantaranya SKH Suara Pembaharuan, HU Media Sumatera, SKM Koridor, SKH Radar Lampung, Rakyat Lampung sampai kini di Radar Kotabumi. Jadi tak heran jika Ia menguasai semua pemberitaan. Sebab, semua pos pemberitaan pun pernah dirasakan. Mulai dari politik, kriminal, hiburan, ekonomi sampai olahraga. Harapanya, Radar Kotabumi kelak menjadi koran yang disenangi dan terus berkembang. (*) | |
| |
| Kohar Mega (Redaktur Pelaksana) | |
| -- Kerja Tim --
Dengan Tim yang solid dan kerjasama yang baik antar kru Radar Kotabumi dalam menjalankan tugas, ini menunjukkan hal yang positif untuk kemajuan Radar Kotabumi kedepan. Dengan usia yang relatif muda, Radar Kotabumi telah menunjukkan kiprahnya ditengah masyarakat Kabupaten Lampung Utara dan Waykanan dengan menyajikan berbagai sumber informasi, baik untuk masyarakat maupun Pemerintah Daerah dalam hal pembangunan yang telah dilaksanakan. Walaupun Kru Radar Kotabumi telah berupaya maksimal untuk menyampaikan yang terbaik, namun tidak tertutup mungkinan masih ada kesalahan yang tanpa disengaja sehingga membuat pembaca agak risih. Karena itu, kritikan dan masukan yang sifatnya membangun akan kami tampung untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam rapat musyawarah redaksi. Selain itu, Radar Kotabumi tetap dengan komitmennya “Bersama Membangun Kabupaten Lampung Utara” Selamat HUT Radar Kotabumi ke-1, tetap Jaya dan Abadi selalu. (*)
| |
| |
| Hermansyah (Redaktur Pelaksana) | |
| -- Maju Terus Pantang Mundur --
SKH Radar Kotabumi dan Waykanan telah menampilkan berita-berita yang akurat serta informasi dari dan untuk masyarakat sampai Pemerintah Daerah. Kami sebagai Tim dari Radar Kotabumi dan Waykanan juga tak luput dari kesalahan dan kami siap menerima kritik serta saran dari pembaca setia SKH Radar Kotabumi dan Waykanan.
Dengan bertambahnya usia Radar Kotabumi mudah-mudahan Radar Kotabumi dapat menjadi salah satu koran lokal terbesar di daerahnya dan dapat menjadi koran kepercayaan masyarakat. SUKSES RADAR KOTABUMI!. (*) | |
| |
| Furkon Ari (Staf Redaksi) | |
| -- Lebih Mengenal Jurnalistik --
Sejak bergabung dengan Radar Kotabumi, saya dapat mengenal dunia jurnalistik, yang penuh tantangan dan rintangan. Hal ini yang membuat saya bisa memahami arti sebuah kehidupan, seperti halnya persahabatan, relasi, dan keluarga. Bahkan menjadikan saya lebih dewasa, dan mengerti serta memahami suatu permasalahan yang ada di masyarakat Lampung Utara pada umumnya. Dalam perjalanannya, saya bisa mempelajari semua hal yang selama ini belum diketahui. Dengan bergabungnya saya di Radar Kotabumi ini, bisa membuat saya menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa, dan dapat menjadikan Radar Kotabumi koran lokal yang maju dan berkembang serta menjadi koran yang paling di cintai masyarakat Lampung Utara. (*) | |
| |
| Ade Putri Setiawati (Staf Redaksi) | |
| -- Berusaha Untuk Menjadi besar --
Untuk menjadi besar itu tidak mudah, harus melakukan usaha dari 0, yang semula belum dikenal, sampai dicari dan dibutuhkan. Dalam proses menjadi besar itu berlahan namun pasti, dari usia anak-anak yang berpikiran tidak lebih dari apa yang dilakukan, tapi dalam menuju kedewasaan dan besar kita akan menapak kehidupan menjadi remaja yang ingin tampil diantara yang terbaik dan menjadi yang terdepan dan terkenal, sehingga kita akan menjadi manusia yang berusaha berkompetisi dan mencari jati diri yang dapat menentukan jalan menuju masa depan yang lebih baik. Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan perjuangan dan kerja keras, dan bisa bertahan pada setiap situasi. Dengan usia Radar Kotabumi yang baru satu tahun ini, masih terbilang kecil, namun semua kru yang tergabung dalam Radar Kotabumi telah berusaha maksimal untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Lampung Utara, khususnya kepada para pembaca sehingga tidak tertinggal informasi tengant semua hal yang ada di Lampung Utara. Dengan usia yang sangat muda ini, Radar Kotabumi masih memerlukan dukungan dan masukan dari semua pihak, baik berupa kritik membangun maupun saran agar Radar Kotabumi semakin besar dan bisa di terima ditengah masyarakat Kabupaten Lampung Utara dan Waykanan.(*) | |
| |
| Dedy Kurniawan (Lay out) | |
| -- Susah Tidur --
Gammers yang satu ini mengaku susah tidur semenjak mengenal komputer saat sekolah dasar dulu. Kerja malam itu ternyata lebih asyik dibandingkan pagi, atau dibandingkan nggak kerja sama sekali he.. candanya. Harapannya untuk Radar Kotabumi, semoga mampu menjadi koran yang benar-benar mendapat hati di masyarakat, khususnya di Lampung Utara dan way Kanan, Bravo Radar Kotabumi! | |
| |
| Dedi Novianto (Lay Out) | |
| -- Males TiduR --
Cape deeh...! tidur kok dibuat susah, mendingan gue, biarpun tidurnya susah bangunnya malah lebih susah, makanya gw males tidur (sekali tidur bangunnya susah), khan adil tuh he..he.. Tapi gue bingung, dulu gue paling musuhan ama yang namanya komputer, tapi kok sekarang gue seneng banget ya ama komputer, saking senengnya gue tahan ampe begadang didepan komputer (khan emang kerjanya malem...). Tapi gue nyesel juga sich, napa gak belajar komputer dari dulu. Tapi jangan salah lho, gini-gini gue A.Md komputer, kuliahnya di DCC, ni juga baru kelar sich kuliahnya (malu-maluin, dah tua kuliah baru kelar...). Gue juga hobi banget yang namanya nyanyi, maklum suara gue khan merdu (kaya petinju ikut vokal grup). Tapi gue lebih hobi lagi kalo banyak duit...duit...duit... Yach..pokoknya sukses dech Radar Kotabumi, moga-moga bisa jadi perusahaan surat kabar yang besar, kantornya makin gede, iklan + oplah korannya tambah banyak, jadi khan gaji gue tambah gede tuch........ | |
| |
| Zona Dwi Tami (Keuangan) | |
| -- Mulai Mandiri --
Perkembangan Radar Kotabumi dalam satu tahun berjalan, patut diacungi jempol. Karena, dengan usia yang masih muda, sudah mempu memberikan yang terbaik untuk masyarakat, Pemerintahan maupun intern Radar Kotabumi. Dalam hal ini, masyarakat mendapatkan informasi dalam segala bidang tentang semua peristiwa yang terjadi di Kabupaten Lampung Utara, baik disegi pembangunan, peristiwa dan bisnis. Sedangkan, Pemerintah daerah bisa menyampaikan informasi hasil pembangunan kepada warga melalui Surat Kabar Harian Radar Kotabumi sebagai Mitar pemerintah. Walapun demikian, Radar Kotabumi tetap menjalankan tugasnya sebagai pungsi kontrol dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten ini. Hal itu tidak terlepas dari kode etik jurnalistik wartawan. Disisi lain, omzet keberhasilan Radar Kotabumi sudah menunjukkan kemajuan yang pesat, sehingga kemampuan keuangan yang dimiliki mampu untuk menunjang operasional Radar Kotabumi dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Bahkan sudah mampu menaikkan honor karyawan ketika Bahan bakar Minyak (BBM) naik beberapa wakatu lalu, hal ini dilakukan agar para karyawan mampu untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Dengan langkah awal ini, semoga Radar Kotabumi menjadi Koran harian pertama dan terbesar diwilayah Kabupaten Lampung Utara dan Waykanan. Maju terus pantang mundur..! Dirgahayu Radar Kotabumi ke-1, sukses menyertaimu. (*)
| |
| |
| Maria Nusa (Iklan) | |
| -- Suka Duka Bersama --
Menjadi yang terbaik dan sempurna adalah impian setiap orang, tetapi adakala manusia tidak puas dengan apa yang telah didapatkannya, sehingga selalu ingin memiliki apa yang di miliki yang orang lain. Ini merupakan hukum alam, dalam artian bisa menjadi bumerang bagi setia oarng yang meniti karir. Meski manusia itu sendiri mengetahui ketatnya persaingan dalam dunia kesuksesan adalah perjalanan hidup yang haruslah dilalui, tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang sempurna, tapi dengan memberikan yang terbaik adalah suatu kebanggaan tersendiri dalam hidup. Setidaknya, kita harus belajar menghargai hasil karya orang lain, itu merupakan sipat kesatria. Dalam perjalanan satu tahun ini, kru Radar Kotabumi terus berusaha untuk menjadikan koran ini yang terbaik di wilayah Lampung Utara. Hal itu terlihat dengan kerja tim yang solid dengan semangat kebersamaan. Dengan perjalanan yang penuh liku ini, saya yakin SKH Radar Kotabumi bisa nomor I (satu) di Kabupaten Lampung Utara. Pesan saya kepada teman-teman seperjuangan, kita harus selalu tetap menjaga kebersamaan, sehingga apa yang diinginkan oleh Radar Kotabumi bisa tercapai dengan baik. Kita telah menjadi satu sejak 18 Juli 2007 yang lalu, dimana suka dan duka telah dilalui bersama, sehingga Radar Kotabumi bisa di terima ditengah masyarakat lampung Utara. “Ayo.. Kita sama-sama bangkit dengan semangat yang baru dengan memberikan pancaran masa depan yang gemilang untuk Radar Kotabumi. Radar Kotabumi Yessssss..! (*)
| |
| |
| Khairudin MA (Pemasaran) | |
| -- SmiLe Man, he.. he.. --
K'lo diatas ada Smile Girl, Udin - panggilan akrab Khairudin - inilah Smile Man nya. Kesan pertama orang berkenalan dengannya adalah senyumnya yang khas dan tak pernah lepas (tidurpun tetap tersenyum). Lajang berpenampilan klimis ini juga sangat disenangi kru lainnya karena ringan tangan dan tak kenal lelah dalam bekerja. 'Saya ingin Radar Kotabumi bisa terus maju dan berkembang menjadi koran besar, saya siap bekerja keras demi kemajuan Radar Kotabumi', ujarnya sambil terus tersenyum. Soal hobi, Udin mengaku sangat gemar memelihara burung, apalagi burung jenis perkutut. Karena selain suaranya yang merdu, bulunya juga sangat halus. Pernah dia memelihara burung perkutut sampai 10 ekor, tapi mati semua.. he.. he. (*) | |
| |
| Budi Susantiono (Manager Produksi) | |
| | -- Keras Tapi Bijaksana --
Jajaran redaksi paling takut sama dia. Sebab Budi tak segan-segan menunda cetak koran apabila redaksi kesiangan. Meski demikian pria kelahiran madiun 1975 ini selalu bersikap bijaksana. Yang penting jangan kesiangan. (*) | |
| |
| |
| | Itulah sekelumit tentang kru-kru Radar Kotabumi dari semua divisi. Buat pembaca yang ingin kenal lebih dekat dengan kru Radar Kotabumi bisa datang langsung ke Redaksi, terimakasih..(*) | |
|
|
|
 |
 |
|  |