| KOTABUMI - Kedapatan mencuri empat buah figura (bingkai foto) di tempatnya bekerja, dua warga Jalan Bukit Pesagi Skalabrak, Kelurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura), di gelandang ke kantor polisi.
Mereka adalah, Chandra Buana (32) dan Sugiayanto (28), ditangkap anggota polres setempat Minggu (2/5) sekitar pukul 18.00 WIB, beberapa jam usai mencuri empat figura di Meubel Puspa Karya milik Slamet Nuryanto (50), yang terletak di jalan Soekarno Hatta Kelurahan Tanjungharapan, Kotabumi Selatan, tempat keduanya bekerja.
Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti masih diamankan di Mapolres Lampura guna proses hukum selanjutnya.
Slamet Nuryanto dalam laporannya pada polisi menerangkan, terungkapnya pencurian yang dilakukan kedua karyawannya itu, saat keduanya berusaha pergi dengan meminjam motor milik rekannya yang lain. Sedangkan, sebelum keduanya pergi meubel miliknya kehilangan empat figura yang saat itu diletakkan diruang finishing. ”Saya curiga saat keduanya berusaha pergi setelah beberapa saat Figura tersebut hilang dari ruang finishing,” ujarnya.
Ternyata, lanjut Slamet, kecurigaannya terbukti. Pasalnya, beberapa warga sekitar melihat kedua pelaku membawa empat figura yang terbuat dari kayu jati berbagai ukuran itu dengan mengendarai motor. ”Setelah mendapatkan keterangan dari yang melihat keduanya, saya langsung lapor ke polisi,” jelasnya.
Kasat Reskrim AKP Edhy Cahyono mewakili Kapolres Lampura AKBP Budi Wibowo ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin (3/5) membenarkan soal adanya penangkapan terhadap kedua pelaku yang melakukan pencurian tersebut. Dia menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari korban pihaknya melakukan penyelidikan dan langsung melakukan penangkapan terhadap keduanya tanpa perlawanan. ”Kedua pelaku kami amankan di rumah masing-masing. Sedangkan barang bukti kami dapatkan dari seorang warga yang telah membeli bingkai itu,” kata Kasat Reskrim.
Saat dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku mengakui semua perbuatannya. Mereka menjelaskan, sebelum membawa figura tersebut, mereka terlebih dulu mengeluarkan figura dari ruang finishing yang kemudian mereka lempar melalui pagar belakang meubel. ”Bingkai itu semuanya kami jual dengan harga Rp400 ribu. Dan uang itu rencananya akan di bagi berdua, guna menambah biaya kebutuhan sehari-hari,” ujar Chandra yang diamini Sugianto. (ari) |